Postingan kali ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya yang masih akan membahas liburan waktu libur lebarana kemarin, yang mana kali ini saya akan bercerita mengenai tempat wisata bernama Embung Nglanggeran. Objek wisata ini masih berlokasi di daerah Gunung Kidul Yogyakarta, tak jauh dari tempat wisata yang sebelumnya kami kunjungi. Hanya berjarak sekitar 1 jam dari Kalisuci, kami tiba disana sekitar pukul 4 lewat. Jalan kecil dan berliku khas pegunungan harus kami lalui sepanjang perjalanan, namun terasa sangat menyenangkan karena  kami dapat melihat pemandangan yang menakjubkan di kiri dan kanan, ditambah cuaca serah sore itu menambah indahnya lukisan alam Ciptaan Alloh SWT. Embung Nglanggeran merupakan sebuah telaga buatan yang berlokasi di atas bukit. Dengan pemandangan bukit-bukit bebatuan disatu sisi, dan hamparan lembah sejauh mata memandang disisi lainnya. Lokasi ini juga termasuk dalam wilayah pegunungan api purba Nglanggeran.

Setelah melewati jalan terjal berkelok, kita akhirnya tiba di lokasi, perjalanan kesini agak lama karena kita hanya bermodal GPS, haha, teknologi yang sangat membantu. Dari lokasi parkir kendaraan, kita sudah bisa melihat deretan bukit berbatu yang menakjubkan, yang merupakan barisan gunung api purba Nglanggeran, namun untuk menuju lokasi embung atau telaga buatan, kita harus menaiki beberapa anak tangga yang tak jauh dari parkiran, yah lagi-lagi kita harus menyiapkan tenaga untuk mendaki, hehe. Telaga buatan ini berfungsi untuk mengairi kebun buah yang ada disekitar sini, dan pemandangan dari atas sini ternyata jauh lebih menakjubkan, seperti pemandangan danau diatas gunung.

Tempat parkir dari atas
Tempat parkir dari atas
Sunset oi..
Sunset oi..

DSC_0133[1]

Telaga buatan (embung)
Telaga buatan (embung)

Beruntungnya kita karena cuaca senja dikala itu cukup cerah dan sedikit berawan. Setelah beberapa saat kita berkeliling disana, tibalah saatnya bagi kita untuk menikmati indahnya alam ketika sang surya kembali ke peraduannya. Ya, kita kesini memang untuk menikmati indahnya sunset disini. Perpaduan antara pemandangan bukit bebatuan di utara, hamparan lembah di selatan, langit senja dan pantulan cahaya matahari dari embung menambah sempurnanya lukisan alam sore itu, what a very beautiful scenery. Setelah puas berkeliling dan berfoto-foto tentunya, kami bergegas menuju lokasi terakhir sebelum kami pulang, yaitu ke Malioboro.

Perjalanan ke Malioboro cukup memakan waktu karena memang jarak tempuhnya agak jauh dari Kabupaten Gunung Kidul ke Kota Jogja. Tapi kami harus kecewa setelah tiba di Malioboro. Setelah berkeliling kesana kemari, kami tidak menemukan tempat untuk memarkir bus yang kami naiki, dimana-mana penuh, yah memang lokasi wisata favorit di kota Jogja ini selalu dipadati oleh wisatawan terlebih lagi dimalam hari saat libur lebaran seperti ini. Setelah berdiskusi dengan teman-teman, akhirnya kita membatalkan rencana kita untuk mengunjungi Malioboro karena memang kami tidak menemukan lahan parkir yang kosong, terlebih saat itu hari sudah mulai larut.

Thanks guys, very nice trip
Thanks guys, very nice trip

Sebelum kita pulang ke rumah masing-masing, kita memutuskan untuk makan malam dulu di Kota Temanggung tercinta, meskipun hanya makan di tempat makan pinggir jalan, tetap tak mengurangi nikmatnya makan malam saat itu, apalagi bersama teman-teman yang sudah lama tidak bertemu. Terima kasih untuk teman saya sebut saja Ageng yang telah mengajak saya untuk pergi liburan, juga untuk teman-teman lain, sebut saja Brewok, Afif, Ageng and Brother, Yasmin and sister, Mira, Rombeng, Nanik dan dua orang adik kelas, tak lupa juga untuk Pak Sopir yang saya tidak tau namanya, terima kasih semua, sungguh acara liburan yang menyenangkan, berharap kita bisa meluangngkan waktu lagi dilain waktu untuk liburan bersama lagi.

Iklan