Jogja lagi, selama libur lebaran kemarin, saya tidak hanya sekali liburan di Jogja, tapi dua kali, meskipun sebenarnya kunjungan kali ini tidak sepenuhnya liburan sih, hehe. Kali ini giliran kakak sepupu yang mengajak saya dan adik saya jalan-jalan di Jogja. Tujuan utama dari jalan-jalan di Jogja kali ini adalah menonton film Ant Man di salah satu XXI yang berada di Jogja yang memang mulai ditayangkan di Indonesia beberapa hari setelah lebaran waktu itu. Bagi orang-orang daerah seperti saya ini, untuk urusan menonton bioskop memang harus berjauh-jauhan keluar kota karena memang tidak ada bioskop di daerah saya.

Kakak sepupu saya yang satu ini memang sudah seperti kakak kandung bagi saya, disamping karena rumah kami yang berdekatan, sejak kecil dulu memang sudah sering menghabiskan waktu bareng. Seringkali saya dulu meminta bantuannya untuk mengerjakan PR atau tugas-tugas sekolah lainnya. Tidak hanya dekat dengan saya, dia juga sangat dekat dengan adik saya. Saya biasa memanggilnya Mbak Watik, diantara sepupu-sepupu lainnya, memang hanya dia yang dekat dengan kami, bahkan sampai setelah dia menikah dan punya anak.

Sebenarnya sudah sejak sebelum lebaran kami sudah ada rencana buat jalan-jalan, namun belum tau mau kemana, karena waktu itu suami Mbak Watik yang biasa saya sapa Mas Miko sedang ngebet pingin nonton Ant Man maka jadilah kami berlima berangkat ke Jogja, Mas Miko sekeluarga beserta saya dan adik saya, hanya berlima karena memang kapasitas mobil Mas Miko yang hanya muat 5 orang. Karena rencananya kami akan menginap di Jogja jadi kami berangkat dari rumah pukul  3 sore, mengingat karena waktu itu Mbak Watik ada kerjaan di kantornya jadi baru bisa berangkat sore. Sebelum ke Jogja, kami mampir dulu ke saudaranya Mbak Watik di daerah Sleman untuk bersilaturahim mengingat masih suasana lebaran sekalian sholat Maghrib disana. Sekitar pukul 8 malam kita sampai di Empire XXI Jogja, setelah membeli tiket untuk 5 orang dan mengetahui kalau filmnya baru akan dimulai pukul 21.15, Mas Miko memutuskan untuk cek in dulu di penginapan dan membeli beberapa makanan kecil.

Oke, setelah cek in kami kembali menuju ke bioskop, selang beberapa menit, pintu teater dibuka. Arof (anak Mbak Watik) yang baru beumur 4 tahun ternyata tahan ngantuk juga diajak menonton film yang berdurasi sekitar 2 jam, yang tentu saja alur ceritanya belum bisa dimengerti betul oleh anak seusianya, eh tapi setelah film selesai dan kembali ke mobil dia langsung “tewas” hehe. Setelah selesai nonton film yang cukup seru, kami melanjutkannya dengan mencari makan malam. Waktu menunjukkan hampir tengah malam, kami akhirnya makan malam di alun-alun Jogja. Karena Arof sudah tertidur sejak selesai menonton film, akhirnya saya yang kebagian menggendongnya menuju tempat makan, yah itung-itung latihan sebelum punya anak, menikah aja belum, hehehe.

“Pulang ke kotamu..
Ada setangkup haru dalam rindu..
Masih seperti dulu..
Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna..”

Ditemani dengan musik dari musisi jalanan yang menyanyikan lagu-lagu kenangan, salah satunya lagu diatas, membuat makan malam waktu itu menjadi makin nikmat saja. Setelah urusan perut sudah beres, kini giliran mata dan bandan ini yang meminta “diurusi”, hari juga sudah memasuki waktu dini hari, kami pun bergegas menuju pengiapan. Malam ini kita akan menginap di Wisma Iraa, kalau sedang di Jogja dan sedang mencari penginapa murah tapi nyaman, Wisma Iraa bisa menjadi salah satu pilihan, lokasinya juga strategis, berada di jalan utama. Karena sekitar pukul 1 dini hari kami baru kembali ke penginapan, sampai-sampai mau masuk pun agak susah karena kami harus membangunkan satpam yang sudah tertidur. Baru setelah ia bangun kemudian membuka gerbang kami baru bisa masuk (hehe, maaf ya Pak mengganggu tidurnya).

Sampai kamar, mata dan badan sudah kompak ingin di “nonaktifkan”, sebenarnya saya dan Alfin (adik saya) ingin nonton MU waktu itu yang kebetulan sedang ada friendly match lawan Barcelona tapi apa daya niat bangun pukul 3 dinihari buat nonton malah bablas nyampe pagi, hehe. Pagi harinya setelah sarapan dan mandi, kami bergegas menuju tujuan berikutnya, yaitu silaturahim lagi ke salah satu saudara Mas Miko, tapi sayang beliau tidak sedang di rumah, jadi ya sudahlah akhirnya kami memutuskan untuk kembali pulang ke rumah, namun sebelumnya kami menuju ke Kabupaten Kulon Progo terlebih dahulu karena Mas Miko akan menemui seseorang, yah urusan bisnis katanya, saya yang hanya “numpang” mah tinggal ngikut ajalah pokoknya hehe.

Kamar yang Saya tempati bersama adik
Kamar yang Saya tempati bersama adik

Setelah urusan beres, kami langsung menuju Temanggung untuk pulang, tapi karena waktu sudah siang dan lapar mulai datang akhirnya mampir makan dulu di salah satu tempat makan di Magelang namanya Waroeng Spesial Sambal. Makanan yang disajikan disini sama dengan makanan di tempat makan pada umumnya, tapi sesuai namanya, disini juga disajikan berbagai jenis sambal mulai dari sambal bawang, sambal terasi, dan lainnya, cocok bagi kalian para penyuka makanan pedas yang bisa jadi tempat makan rekomendasi ketika mengunjungi Kota Magelang. Setelah kenyang, kami kembali melanjutkan perjalanan dan sekitar 1 jam kemudian sudah sampai di rumah.

Waroeng SS Magelang (http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/62301/big/bisnis-sambel-130507b.jpg)

Yah meskipun perjalanan 2 hari ini tidak sepenuhnya dalam rangka berwisata tapi lumayan lah buat mengisi sisa libur lebaran sebelum kembali berjuang di perantauan, apalagi gratis hehe. Terima kasih untuk Mas Miko dan Mbak Watik yang sudah bersedia “dibangkruti” oleh dua orang adik sepupunya ini hehe. Semoga Alloh membalas dengan rejeki yang lebih berlimpah, aamiin. Jangan kapok-kapok ya ngajak jalan-jalan lagi hehehe.

Iklan