Sebenarnya postingan ini tidak akan menceritakan tentang kehidupan prajurit sih hehe, tapi sepertinya istilah prajurit cocok dengan keadaan saya sekarang yang Alhamdulillah sudah menjadi seorang mahasiswa. Terus apa kaitannya dengan sosok prajurit, sebagaimana kita ketahui, seorang prajurit mempunyai semangat juang yang besar karena harus terlibat langsung dalam pertempuran, sama halnya dengan saya sekarang yang mulai masuk kuliah tapi disisi lain juga harus sambil bekerja, yang mana hal tersebut membutuhkan semnagat dan perjuangan lebih karena keduanya harus sama-sama dilakukan, terlebih lagi jarak yang lumayan jauh untuk menuju kampus memang membutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Saya kerja dan tinggal di Bogor, sementara saya kuliah di Jakarta.

Lagian kenapa gak kuliah di Bogor aja bro?, kan banyak kampus disini, yang membuka kelas karyawan juga ada. Kira-kira pertanyaan seperti itulah yang sering terlontar kepada saya. Sebenarnya ada beberapa hal kenapa saya memilih kuliah di tempat saya sekarang. Bisa saja saya kuliah di Bogor yang lebih dekat tapi sayangnya tidak ada jurusan yang menarik bagi saya, selain itu faktor teman juga berpengaruh kenapa saya memutuskan untuk kuliah ditempat saya kuliah sekarang, teman seangkatan saya sebut saja Benny, sudah duluan kuliah disana, dan dari beberapa hal yang dia ceritakan mengenai kampus saya saat ini sukses membuat saya tertarik untuk ikutan kuliah disana, terlebih lagi ada jurusan yang memang membuat saya tertarik.

Keinginan saya untuk bisa kuliah memang sudah ada sejak dulu, selain itu, saya juga ingin agar bisa kuliah dengan biaya sendiri, karena sepertinya akan lebih puas rasanya ketika kita bisa membiayai kuliah sampai lulus dengan jerih payah sendiri, maka dari itu semenjak SMP saya ingin melanjutkan sekolah ke SMK dengan harapan setelah lulus sekolah bisa langsung bekerja sekaligus menabung untuk bisa kuliah. Dan ternyata rencana saya bisa berjalan sesuai yang saya inginkan karena selepas SMK, saya diterima bekerja di PT Nutrifood Indonesia di Kota Bogor. Namun sistem kerja disini, terutama di bagian tempat saya bekerja, baru membolehkan karyawannya kerja sambil kuliah setelah bekerja selama 2 tahun. Memang dengan kebijakan seperti ini, kalau dihitung saya akan terlambat kuliah selama 3 tahun dibanding teman-teman saya yang dulu melanjutkan sekolah di SMA dan langsung kuliah setelah lulus, karena dulu sama masuk di SMK 4 tahun. Tapi tak apalah, meskipun usia saya sudah 21 tahun ketika masuk kuliah, yang penting semangat belajar saya masih ada, lagipula saya masuk kuliah kelas karyawan, sudah hal biasa kalau mahasiswanya sudah berumur, hehe.

Bersama mereka 4 tahun akan dilalui
Bersama mereka 4 tahun akan dilalui

Kuliah juga bisa menjadi ajang untuk mendapatkan teman dan kesibukan baru. Rutinitas bekerja memang seringkali membuat hidup menjadi membosankan karena tiap hari hanya pergi ketempat kerja, semetara di kosan juga hanya bisa istirahat, jarang sekali punya aktivitas lain yang bisa dilakukan setelah pulang kerja yang mana bisa menimbulkan kejenuhan. Tapi dengan kuliah, hari-hari setelah bekerja bisa diisi dengan kegiatan lain, meskipun seringkali ada rasa capek setelah bekerja yang mebuat saya malas kuliah, tapi setelah sampai di kampus, seakan-akan semangat itu datang lagi, terlebih setelah bertemu dengan teman-teman baru, yang Alhamdulillah tidak sulit bagi saya untuk bisa akrab terhadap mereka.

Yah, semoga nanti bisa lulus tepat waktu, syukur-syukur bisa lanjut S2, apalagi di luar negeri, sungguh hal tersebut menjadi mimpi saya selama ini. Tapi sebelum mencapai hal itu, tentu saja masih banyak perjuangan yang harus dilakukan. Itulah kenapa saya membutuhkan semangat besar untuk mencapainya. Selamat Berjuang Prajurit, mahasiswa baru Teknik Industri, Universitas Pancasila.

Iklan