Di jaman sekarang ini, bisa dikatakan gadget semacam smartphone seolah-olah sudah menjadi barang wajib yang harus dimiliki tiap orang, bahkan anak SD jaman sekarang pun sudah punya smartphone sendiri disaat dulu ketika saya masih SD masih main tamaogotchi, haha. Atau bahkan bisa jadi saat ini ponsel sudah menjadi kebutuhan primer seperti bersama dengan sandang, papan pangan sampai-sampai orang-orang ketika pergi kemanapun tak akan lepas dari benda yang satu ini.

Seseorang ketika membeli ponsel tentunya memiliki berbagai pertimbangan sebelum membeli, bisa jadi dilihat dari spesifikasinya, fitu-fiturnya, atau harganya. Tapi ada satu lagi pertimbangan yang tak kalah penting yang harus dipikirkan sebelum membelinya, yaitu pelayanan after sales dari perusahaan yang mengeluarkan merk ponsel yang akan kita beli. Di pasaran tentunya ada banyak sekali merk ponsel yang tak jarang kita akan menemukan suatu merk ponsel dengan spesifikasi yang mirip, fitur-fiturnya mirip tapi memiliki perbedaan harga yang cukup seignifikan. Hal ini bisa jadi karena perbedaan pelayanan after sales yang diberikan kepada pelanggan oleh merek-merek tersebut.

Namanya barang elektronik pasti ada kalanya suatu waktu kinerjanya akan berkurang atau mengalami kerusakan yang bisa diakibatkan karena kesalahan daripengguna atau kurangnya perawatan. Sama halnya yang terjadi dengan ponsel saya (Samsung Galaxy A5 2016) beberapa waktu lalu yang mengalami masalah pada baterainya, biasanya orang-orang menyebut masalah ini dengan istilah “batre ngedrop”. Gak hanya itu, ternyata kalau dilihat sekilas baterai ponsel saya terlihat kembung sampai mengangkat tutup belakang ponsel. Kalau saya lihat di forum-forum internet, banyak sekali pengguna ponsel dengan seri yang sama dengan punya saya sering mengeluhkan masalah ini dan tak disangka ternyata ponsel saya juga mengalami masalah serupa padahal belum ada setahun saya memakainya,.

Pada awalnya saya memilih membeli ponsel keluaran Samsung karena banyak yang berpendapat, Samsung memiliki pelayanan after sales yang baik, berhubung ponsel saya bermasalah dan kebetulan masih masuk masa garansi, maka saya ingin membuktikan sendiri apakah benar Samsung memilki pelayanan after sales yang baik seperti kata orang-orang?. Untuk mencari dimana lokasi Samsung Service Centre bisa dengan mudah dicari di Google, untuk di Kota Bogor ada dua tempat, satu ada di Jalan Padjajaran (khusus untuk TV dan barang elektronik lain) dan satu lagi ada di dalam Mall BTM (khusus untuk smartphone). Lokasinya ada di lantai 2 dan tempat ini buka setiap hari.

samsung1
Samsung Service Center Kota Bogor

Berbekal beberapa info diatas, saya berangkat kesana hari Minggu, pengunjung saat itu tidak terlalu ramai. Didalamnya terdapat mesin pencetak nomor antrian dengsan papan monitor berlayar touchscreen. Ada beberapa menu pilihan didalamnya, diantaranya adalah nomor antrian untuk perbaikan, penggambilan unit dan upgrade software, silahkan pilih sesuai tujuan kita datang kesini. Setelah ambil nomor antrian kita tinggal duduk di tempat tunggu, nantinya akan dipanggil sesuai nomor antrian. Disana kalau gak salah ada 10 orang customer service sehingga cukup untuk mempercepat pelayanan apabila sedang banyak pengunjung.

Tak berapa lama nomor saya dipanggil. Tinggal ceritakan keluhan kita pada CS (bukan keluhan keuangan ya, apalagi keluhan cinta, haha), nantinya kita diminta menulis nama dan nomor ponsel serta tanda tangan, oh iya jangan lupa bawa bukti pembelian apabila masih dalam masa garansi, nantinya CS akan mengecek data-data seperti IMEI ponsel untuk dicocokkan dengan database mereka.  Smartphone saya pun diambil kemudian saya diminta untuk menunggu 60 menit. Selama menunggu kita bisa jalan-jalan dulu di mall kalau mau, atau mungkin mau belanja, atau mau merenung juga boleh yang penting tidak mengganggu ketertiban umum, haha. Karena saya sedang malas kemana-mana saat itu, sambil menunggu saya hanya duduk didalam baca majalah dan nonton tv. Sekitar 45 menit kemudian nama saya dipanggil oleh salah satu CS, dan ternyata saat itu smartphone  saya sudah selesai diperbaiki dengan mengganti baterainya yang bermasalah dan kembali dengan keadaan lebih bersih karena dilap menggunakan lap pembersih, tentunya dengan data memori internal hilang beserta aplikasi-aplikasi yang pernah di download sebelumnya karena di reset jadi tampak seperti baru petama kali beli. Proses perbaikan ini berlangsung lebih cepat dari waktu yang diperkirakan karena selesai kurang dari 45 menit dengan tanpa biaya sedikitpun karena masih dalam masa garansi, jadi bisa pulang dengan hati senang tentunya.

Dari pengalaman saya diatas dapat disimpulkan apa yang dikatakan orang-orang mengenai pelayanan after sales Samsung terbukti benar, patas saja untuk ukuran smartphone dengan spesifikasi yang mirip seperti punya saya dan dikeluarkan oleh merek lain, beberapa memiliki harga yang jauh lebih murah nanmun belum tentu memiliki pelayanan after sales yang sama seperti Samsung. Jadi bagaimana menurut kalian?

Tulisan ini saya buat murni berdasarkan pengalaman pribadi saya sebagai pengguna, saya tidak terikat oleh pihak manapun dan masing-masing orang mungkin akan menemui hasil yang berbeda..

Iklan